Selasa, 24 Desember 2019

HANDOUT SUSPENSI MOBIL







Sistem Suspensi

            Sistem suspensi adalah suatu bagian dari chasis yang berfungsi menyerap kejutan dari jalan agar tidak tersalur ke body, serta untuk menambah kenyamanan berkendara.



a. PEGAS
Pegas berfungsi menyerap kejutan dari jalan dan getaran roda-roda agar tidak diteruskan ke body kendaraan secara langsung. Disamping itu untuk menambah kemampuan cengkram ban terhadap permukaan jalan.
Ada tiga tipe pegas, yaitu
1. Pegas Koil (Coil Spring), dibuat dari batang baja khusus dan berbentuk spiral.


2. Pegas Daun (Leaf Spring), dibuat dari bilah baja yang bengkok dan lentur.



3. Pegas Batang Torsi (torsion bar spring), dibuat dari batang baja yang elastis terhadap puntiran. 

 

II. SHOCK ABSORBER
Uraian


Shock absorber berfungsi untuk meredam oskilasi (gerakan naik-turun) pegas saat menerima kejutan dari permukaan jalan.
Cara Kerja:
Di dalam shock absorber telescopic terdapat cairan khusus yang disebut minyak shock absorber.
Saat Kompresi
Katup terbuka, minyak dapat mengalir dengan mudah sehing- ga tidak terjadi peredaman.
Saat Ekspansi
Katup tertutup, minyak mengalir melalui orifice (lubang kecil) se- hingga terjadi peredaman.



Tipe Shock Absorber
Penggolongan Menurut Cara Kerja
1. Shock absorber kerja tunggal (single action)
Efek meredam hanya terjadi saat ekspansi. Sebaliknya saat kompresi tidak terjadi peredaman.



 2. Shock absorber kerja ganda (double action)
Saat ekspansi dan kompresi se- lalu terjadi peredaman.

Penggolongan Menurut Konstruksi
1. Shock absorber tipe mono tube
Dalam shock absorber terdapat satu silinder tanpa reservoir.
2. Shock absorber tipe twin tube
Dalam shock absorber terdapat pressure dan outer chamber yang membatasi working cham- ber dan reservoir chamber.
Penggolongan Menurut Medium Kerja
1. Shock absorber tipe hidraulis
Di dalamnya terdapat minyak shock absorber sebagai media kerja.
2. Shock absorber tipe gas
Ini adalah shock absorber hid- raulis yang diisi dengan gas. Gas yang biasa digunakan ada- lah nitrogen, yang dijaga pada tekanan rendah 10–15 kg/cm2 atau tekanan tinggi 20–30 kg/cm2.

III. BALL JOINT
 
Uraian
Ball joint berfungsi untuk menerima beban vertikal dan lateral, juga se- bagai sumbu putaran roda saat kendaraan membelok.




Pelumas Ball Joint
Pada bagian dalam ball joint terdapat gemuk untuk melumasi bagian yang bergesekan yang setiap interval tertentu harus diganti dengan tipe molibdenum disulfide lithium base. Pada tipe ball joint yang menggunakan dudukan dari resin, tidak diperlu- kan penggantian gemuk


IV. STABILIZER BAR
Uraian
Stabilizer bar berfungsi untuk mengurangi kemiringan kendaraan akibat gaya sentrifugal saat kendaraan membelok. Untuk suspensi depan, stabilizer bar biasanya dipasang pada ke dua lower arm melalui bantalan karet dan linkage. Pada bagian tengah ke frame pada dua tem- pat melalui bushing.
Cara Kerja
Umumnya pada saat kendaraan membelok, pegas roda bagian luar (outer spring mengembang dan pegas roda bagian dalam (inner spring) tertekan akibatnya stabilizer bar akan terpuntir karena ujung satunya bergerak ke atas dan lainnya ke bawah. Batang stabilizer cenderung menahan terhadap puntiran. Tahanan ini berfungsi mengurangi body roll dan memelihara bodi dalam kemiringan yang aman.


V. STRUT BAR
Strut bar berfungsi untuk menahan lower arm agar tidak bergerak maju-mundur, saat menerima kejutan dari jalan atau dorongan akibat terjadinya pengereman.



VI. BUMPER
Bumper berfungsi sebagai pelindung komponen-komponen suspensi saat pegas mengkerut atau mengembang di luar batas maksimum.







Pemeliharaan yang dapat  dilakukan adalah :
  1. Memberikan greese pada komponen ball joint menggunakan alat khusus (greese gun)
  2. Memeriksa kekencangan baut –baut suspensi arm
  3. Memeriksa kekencangan baut –baut control arm
  4. Memeriksa dust cover dari kerusakan atau sobek
  5. Memeriksa kerja shock absorber dan kemungkinan terdapat kebocoran.
Gangguan pada suspensi
Gangguan
Kemungkinan sebab
Cara mengatasinya
Terjadi pitching/timbul benturan
Pegas/spring lemah
ganti
Melayang/menarik
Komponen suspensi depan/suspensi belakang ada yang kendor atau lemah
Ganti
Kendaraan bergetar
Ball joint aus atau suspension arm patah
Ganti
Bunyi
Bushing/karet rusak atau bumper rusak
Ganti
Kendaraan bergetar
Strut bar lemah
Ganti
Mengayun
Stabilizer bar lemah/patah
Ganti
Roda depan semi
Ball joint/bushing aus
Ganti
Keausan ban tidak normal
Komponen suspensi ada yang aus
Ganti

dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah media pembelajaran


sumber : http://mapelotomotif.blogspot.com/2015/11/materi-sistem-suspensi-mobil.html